banner 1600458
banner 728x250 banner 1600458 banner 1600458

UPT Puskesmas Toari Gelar Rakor, Bahas P4K dan Pemantauan Ibu Hamil RESTI, Ini Respons Kades

banner 120x600 banner 1600458
banner 468x60

Loading

Kontekstualnews.comKOLAKA, UPT Puskesmas Kecamatan Toari mengadakan rapat koordinasi P4K (Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi) dan Ibu Hamil Resiko Tinggi (Resti) bersama Ibu-ibu kader Posyandu di Desa Toari, Selasa (24/9/24).

banner 325x300

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Toari. Hadir dalam rapat selaku pemateri Utusan Puskesmas Toari, Ns.Asgari S.Kep dan Mylia Rintowati S.ST, di ikuti Kepala Desa Toari, Asdar S.Pd bersama Ketua Tp.PKK Desa Toari dan seluruh perangkat Desa.

Berlangsungnya rapat, Pemateri Ns.Asgari, S.Kep menguraikan terkait apa itu P4K. Dikatakan bahwa P4K adalah pemeriksaan kehamilan yang dilakukan oleh bidan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil, suami, dan keluarga tentang kehamilan berisiko. Selain itu, P4K juga mencangkup ajakan kepada ibu, suami dan keluarga untuk merencanakan persalinan dengan baik.

“Petugas Kesehatan dalam hal ini bersinergik dengan Pemerintah Desa melalui kader Posyandu untuk mensosialisasikan terhadap Ibu hamil dan keluarganya, agar mempersiapkan segala sesuatu yang bertujuan demi keselamatan Ibu Hamil dan Bayinya”, Ungkap Asgari.

Dikatakan bahwa pentingnya hal ini, Tujuan dari Koordinasi UPT Puskesmas Kecamatan Toari, P4K dan Ibu Hamil Risiko Tinggi yang dilakukan bersama ibu kader posyandu antara lain :

1) Peningkatan Kesadaran dan Pengetahuan: Salah satu tujuan utama adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu hamil serta keluarga tentang risiko yang mungkin terjadi selama kehamilan dan persalinan. Dengan pemahaman yang lebih baik, mereka dapat mengambil tindakan pencegahan yang sesuai.

2) Perencanaan Persalinan yang Aman: Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap ibu hamil memiliki rencana persalinan yang aman. Ini melibatkan pemantauan kehamilan secara teratur, pemantauan pertumbuhan janin, dan perencanaan tempat persalinan yang sesuai.

3) Pemantauan Ibu Hamil Risiko Tinggi: Koordinasi ini memungkinkan identifikasi dan pemantauan ibu hamil yang berisiko tinggi. Ibu hamil dengan kondisi seperti hipertensi, diabetes, atau riwayat komplikasi sebelumnya memerlukan perhatian khusus selama kehamilan dan persalinan.

4) Keterlibatan Kader: Melibatkan ibu kader di wilayah kerja UPT Puskesmas Toari sangat penting. Kader memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi tentang kesehatan reproduksi kepada masyarakat. Dengan melibatkan mereka, pesan-pesan kesehatan dapat lebih efektif disampaikan.

5) Penguatan Kerjasama: Koordinasi ini juga bertujuan untuk memperkuat kerjasama antara berbagai pihak, termasuk puskesmas, perangkat desa, dan masyarakat. Sinergi ini akan memperkuat pelaksanaan program P4K dan pelayanan kesehatan ibu hamil.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Toari menyampaikan apresiasi terhadap kinerja puskesmas Toari. Dikatakan, Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kesehatan ibu dan bayi di wilayah kerja UPT Puskesmas Toari, khususnya di Desa Toari, serta dapat membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir melalui peningkatan akses dan mutu pelayanan.

“Kami selaku Pemerintah desa mendukung penuh kegiatan Puskesmas Toari, salah satunya yaitu menganggarkan melalui Dana Desa dan Add terkait hal-hal yang prioritas untuk kesehatan masyarakat, termasuk membangun fasilitas kesehatan di Desa. Kami juga merencanakan pengadaan alat tes darah (Reagen), namun peralatan ini nantinya akan bekerjasama dengan Puskesmas Toari untuk sewaktu-waktu mendatangkan tenaga medis yang ahli akan alat tes golongan darah tersebut”, Terang Kades.

Kegiatan rapat koordinasi berakhir dengan usainya sesi tanya jawab, hingga di tutup oleh pemateri dan Kepala Desa Toari.

(Mel)

banner 325x300
banner 1600458

Tinggalkan Balasan