KontekstualNews—Bombana | Bertempat di Aula Vicon Polres Bombana, Kapolres Kapolres Bombana Akbp Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K, pimpin rapat bersama lintas sektoral Kabupaten Bombana. Rapat ini sekaligus Video Conference bersama seluruh stakeholder, dalam rangka persiapan Ops Ketupat 1447 H – 2026 M. Senin (2/02/26). 
Rapat tersebut dihadiri Dandim 1431 Bombana Letkol Arm. Mulyadi, Wakapolres Bombana Kompol H.Basri S.H, Kabag Ops Polres Bombana AKP Muh Nur Sultan S.H, Kasat Binmas Polres Bombana AKP Bastian Hamsa, Kabag Ren Polres Bombana AKP Ilham Tahir.
Selain itu, rapat ini juga di hadir Kepala dinas Pariwisata yang di wakili sekretaris dinas pariwisata Sarwana Amir. Kepala dinas Kesehatan yang diwakili Kepala Prc 119 Fahrul Hasan, Kepala dinas Perindagkop yang diwakili oleh Sekdis Perindagkop Fatmawati, Kepala dinas Perhubungan yang di wakili oleh Sekdis perhubungan Husning, Kasat Polpp Pajawa Tarika, Kepala BPBD Drs.Hasdin Ratta, M.Si, Kepala Jasa Raharja Odri Margiantar, Kepala Kantor Agama Kab.Bombana H. Adnan Saufi, Pengawas pertamina lameroro, Maryono.
Dalam rapat tersebut membahas point- point penting persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 1447 Hijriah, diantaranya adalah: Surat Keputusan Bersama (SKB) pengaturan lalu lintas dan penyebrangan, Pengendalian operasional kendaraan barang, Pengendalian arus lalu lintas pada jalan tol sesuai (SKB), Pengamanan pada transportasi umum, Pengamanan pada objek wisata, Upaya menghadapi ancaman teror, Kerawanan kejahatan, Pemetaan lokasi rawan bencana, Penguatan strategi komunikasi publik.
Rapat yang dimulai pukul 10.15 Wita, berakhir pukul 14.15 Wita, menghasilkan 5 kesimpulan penting, diantaranya yaitu:
1)Dalam melaksanakan pengamanan OPS Ketupat, meskipun terdapat penurunan potensi pergerakan masyarakat, jangan understimate dan tetap laksanakan persiapan pengamanan di seluruh objek dengan sebaik mungkin.
2)Sosialisasikan stimulus yang di berikan oleh pemerintah, dan pastikan rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan benar benar tersampaikan kepada masyarakat “Optimalkan penggunaan berbagai kanal dan saluran informasi”
3)Pastikan pengamanan dan pelayanan pada tempat ibadah, saranan transportasi umum, dan objek wisata dilakukan dengan baik dan humanis “Berdayakan potensi masyarakat dalam melakukan pengamanan”
4)Antisipasi terjadinya gejolak harga dan ketersediaan bahan pangan, termasuk ketersediaan BBM dan BBG “Satgas pangan berkolaborasi dengan stakeholder terkait untuk lakukan pengawasan, jika terdapat penyimpangan tindak tegas dengan tetap memperhatikan ketersediaan pasokan”
5) Seluruh stakeholder harus proaktif dalam melakukan mitigasi bencana sehingga dapat meminimalisir dampak bencana secara komprehensif, serta tidak mengganggu pelaksanaan ibadah idul fitri serta mudik lebaran tahun 2026 “Persiapkan jalur evakuasi, titik pengungsian, titik penyaluran logistik, siagakan perlengkapan SAR dan kebutuhan dalam penanganan bencana seperti genset, wifi, Bapokting Dll agar dapat langsung dipergunakan ketik terjadi bencana.
Kapolres dalam kesempatan itu, mengatakan bahwa tujuan dilakukan Kesiapan pelaksanaan ops ketupat anoa 2026 agar untuk menyamakan persepsi dan tujuan, menyatukan visi seluruh instansi dalam pelaksanaan operasi ketupat dan untuk menghindari tumpang tindih tugas dan kewenangan.
“Kami memastikan seluruh stakeholder siap secara personel, sarana, strategi, dan koordinasi sehingga pelaksanaan pengamanan Arus Mudik, Idul Fitri 1447 Hijriah, hingga Arus balik berjalan aman, lancar, dan kondusif,” Terang Kapolres.
Publisher :Melky
Sumber: Humas Polres Bombana
















